Garis Waktu
Jejak sejarah dan tonggak penting Desa Sade dari masa ke masa.
-
~1700s
Permukiman Awal
Menurut tutur adat setempat, leluhur Suku Sasak mendirikan permukiman di lahan tinggi Sade untuk menghindari banjir dan menjaga posisi strategis terhadap jalur perdagangan Lombok Tengah.
-
Turun-temurun
Arsitektur Bale Diwariskan
Teknik membangun rumah adat 'bale' beratap alang-alang dan berlantai campuran tanah liat serta kotoran kerbau diwariskan lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya, tanpa gambar teknis tertulis.
-
1980-an
Dibuka untuk Wisatawan
Desa Sade mulai dikenal wisatawan mancanegara sebagai contoh hidup arsitektur dan adat istiadat Sasak yang masih dijaga oleh warganya sehari-hari.
-
1990-an–2000-an
Tenun Songket Berkembang
Kerajinan tenun songket yang dikerjakan para perempuan Sade menjadi sumber penghidupan sekaligus daya tarik budaya, dengan motif yang menyimpan makna adat dan status sosial.
-
2010-an
Ditetapkan sebagai Desa Wisata
Pemerintah daerah menetapkan Sade sebagai salah satu desa wisata unggulan Lombok Tengah, mendorong penataan jalur kunjungan dan pelatihan pemandu lokal.
-
Hari ini
Kampung Adat yang Hidup
Sekitar puluhan keluarga masih tinggal dan menjalankan keseharian di rumah-rumah adat Sade, menjaganya bukan sebagai museum, melainkan rumah yang sesungguhnya.